“Kami percaya, keamanan sejati tak cukup hanya dengan meniadakan kejahatan. Ia harus menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan harmoni antar sesama Manusia dan ciptaan Tuhan,” ucap Jenderal Bintang dua itu.
Dalam suasana yang syahdu, dan teduh, Kapolda Riau menutup dengan pernyataan penuh makna : “Takkan Melayu hilang di bumi – marwah dan kedamaian adalah warisan luhur yang harus terus kita jaga bersama.” tegas Kapolda Riau.
Melihat antusiasme luar biasa dan dampak spiritual yang kuat, banyak pihak berharap agar KKR Polda Riau bisa menjadi agenda rutin tahunan. KKR Polda Riau 2025 bukan hanya sebuah peristiwa rohani. Ini adalah panggilan untuk semua Umat, tak peduli apa latar belakangnya?, agar terus menjadi Terang di tengah Dunia yang penuh tantangan.
Suasana malam itu semakin menggetarkan ketika Ps.Debby Basjir, sebagai pengkhotbah utama, menyampaikan pesan-pesan rohani yang menjabarkan tentang arti kemerdekaan sejati dalam Kristus.
Kemudian, suasana tambah ceria oleh suguhan suara khas dari Sari Simorangkir yang menggetarkan seluruh ruangan acara KKR. Lagu-lagu pujian dan penyembahan dibawakan dengan penuh pengurapan, mengangkat hati ribuan hadirin ke dalam hadirat Tuhan. “Ini bukan sekedar konser atau seremoni. Ini adalah momen sakral dimana, Tuhan bekerja menyatukan Kita semua dalam kasih, ” Ujar Sari.
Dipenghujung acara, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan,SH.,MH.,M.Hum bersama Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo menyerahkan bibit pohon kepada para pendeta sebagai simbol Green Policing Polda Riau.
Terpantau, dalam kegiatan tersebut hadir para Tokoh dari Unsur Forkopimda, perwakilan Gubernur Riau, Pangdam, para Pejabat Utama Polda Riau hingga para Pemimpin Gereja ,serta para Tokoh Agama Kristiani turut hadir. Hingga, acara berakhir keadaan aman, lancar dan damai (kondusif). (H.Sihombing)












