Produk unggulan lainnya adalah sulam timbul dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Sulam ini dikenal dengan motif unik yang menonjol dari kain, sebuah teknik tradisional yang tidak bisa dihasilkan oleh mesin. Keindahan sulam timbul ini mendapat apresiasi sebagai salah satu warisan budaya yang harus terus dilestarikan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Persit KCK, Uli Simanjuntak, menegaskan pentingnya pemberdayaan keluarga prajurit melalui platform #PersitBisa. “Pembangunan bangsa yang kuat berawal dari keluarga sebagai pilar utama masyarakat. Melalui program #PersitBisa diharapkan dapat mendukung para istri prajurit agar lebih mandiri, tangguh, dan berdaya dalam peran mereka sehari-hari,” ujarnya.
Program #PersitBisa diharapkan dapat menjadi platform berkelanjutan yang tidak hanya mendorong pengembangan kreativitas dan ekonomi keluarga prajurit, tetapi juga melestarikan warisan budaya Nusantara yang kaya dan beragam. Partisipasi Persit KCK Daerah I/Bukit Barisan dalam acara ini membuktikan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemberdayaan istri prajurit di seluruh Indonesia. (Pendam I/BB)












