Ada juga paket kegiatan pelatihan bidang kesehatan, dengan anggaran Rp.7,5 juta, yang kegiatannya diduga kuat tidak sesuai dengan petunjuk teknis, karena pelaksanaan tidak melibatkan pihak dinas kesehatan atau orang yang berkompeten yang sudah memiliki sertifikat narasumber.
Selanjutnya, pos kegiatan penguatan ketahanan pangan tingkat desa, (lumbung desa, dll) sebanyak dua kali penganggaran, yakni tahap I, Rp.88.891.551, dan tahap II, Rp. 99.580.908.
Yang pelaksanaannya tidak jelas peruntukannya, sehingga menjadi pertanyaan bagi elemen masyarakat.
Kemudian, pengelolaan Lingkungan hidup desa menelan dana Rp.15.350.000, uraian pelaksanaan kegiatan terkesan tertutup sehingga tidak diketahui lapisan masyarakat.
Harapan warga kepada media saat ditemui dilokasi mengapresiasi kedatangan pihak media warga juga meminta agar pangulu Dolok marlawan dapat diberi teguran keras dan dipanggil oleh pihak berwenang untuk memperjelas terkait anggaran dana desa di Nagori Dolok marlawan yang tidak transparan diduga kuat telah di mark-up untuk itu kata warga ” kami meminta pihak inspektorat hadir dan mengaudit seluruh kegiatan DD/2924 yang diduga curang dan sarat korupsi ” pinta salah satu warga ke media.
Saat temuan tim ini hendak dikonfirmasi kepada pangulu Dolok marlawan Maringan Butar Butar belum membuahkan hasil juga kepada Irban 3 (tiga) Inspektorat Simalungun Rositua tamba Sabtu (19/07/2025) sekitar pukul 10.00 WIB terkait keluhan warga belum memberikan jawaban sehingga berita naik ke meja redaksi.
(H.Nst)












