Dengan suara lirih, mereka mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Dikesempatan yang sama Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Muhammad Kukuh Islami menambahkan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan sejak dini, agar mereka tidak terjebak dalam pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.
“Kami mengajarkan mereka mengaji, bukan untuk menghukum, tetapi untuk mengingatkan bahwa masih ada harapan dan jalan yang lebih baik. Kami berharap mereka benar-benar berubah dan tidak kembali ke lingkungan yang bisa menjerumuskan mereka,” tuturnya.
Melalui langkah ini, Polsek Tambora menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas untuk menegakkan hukum, tetapi juga sebagai pengayom masyarakat yang peduli terhadap masa depan generasi muda.
Diharapkan, kedua remaja ini dapat mengambil pelajaran berharga dan menjauhi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )












