Jakarta Barat – Dewanusantaranews.com – Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, namun terkadang langkah yang diambil bisa membawa ke arah yang keliru.
Seperti yang dialami oleh dua remaja di Tambora, Jakarta Barat, yang diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga terlibat dalam aksi tawuran.
Personel Polsek Tambora melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Selatan, Aiptu Suyatno, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Besi, Aiptu Rosito, memilih pendekatan yang lebih humanis.
Kedua remaja tersebut tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga dibina secara rohani dengan belajar mengaji Al-Qur’an dan mendapatkan tausiyah di Masjid Baitul Huda, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jakarta Barat.
“Kami ingin mengajak mereka kembali ke jalan yang benar. Tawuran hanya membawa luka dan penyesalan, sementara agama mengajarkan kita untuk hidup damai dan menghargai sesama,” ujar Aiptu Suyatno saat dikonfirmasi, Senin, 3/3/2025
Dalam sesi pembinaan, kedua remaja itu terlihat menundukkan kepala, mendengarkan dengan saksama nasihat yang disampaikan oleh Ustadz dan Bhabinkamtibmas.












