Melalui pengelolaan yang tepat, seluruh daerah diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan Asta Cita, yang menjadi gambaran harapan dan cita-cita besar bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Mendagri juga mengajak seluruh kepala daerah untuk senantiasa menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul baik dari dalam negeri maupun skala global.
Tantangan tersebut mencakup upaya menjaga ketahanan pangan, menciptakan stabilitas ekonomi, menangani dampak perubahan iklim, serta mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi yang berlangsung dengan sangat cepat.
Memasuki usia yang ke-30 tahun, pelaksanaan otonomi daerah telah memberikan berbagai capaian berharga yang menjadi dasar dan pijakan kuat bagi langkah ke depan. Capaian ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan semakin optimal dan layanan kepada masyarakat semakin baik, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika dan tantangan yang terus berkembang.
“Berbagai tantangan dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi, namun dengan kerja sama yang baik serta keselarasan langkah antara pemerintah pusat dan daerah, saya yakin kita mampu melewatinya dengan hasil yang memuaskan,” tegas Mendagri dalam sambutan tersebut.
Mendagri juga menekankan pentingnya mempererat hubungan kerja dan kerja sama antar berbagai tingkatan pemerintahan agar setiap kebijakan yang disusun dapat dilaksanakan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang nyata di lapangan. Sinergi yang efektif membutuhkan kesepahaman yang sama mengenai tujuan dan prioritas pembangunan, yang seluruhnya berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
Pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga harus menjadi mitra aktif yang ikut merancang langkah-langkah pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada di daerahnya masing-masing, sehingga kemajuan dapat dirasakan secara adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga mengingatkan agar seluruh kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan hari penting seperti ini, senantiasa dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip efisiensi dan penghematan dalam penggunaan anggaran. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang mengharapkan agar seluruh kegiatan diselenggarakan secara sederhana, tidak berlebihan, serta tidak hanya bersifat seremonial belaka.
Seluruh sumber daya yang tersedia harus dimanfaatkan secara maksimal dengan tetap menjaga efektivitas kerja dan manfaat yang diberikan. Setiap rupiah anggaran yang digunakan harus benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat, serta dihindari segala bentuk pemborosan yang tidak memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan rakyat.
“Semoga semangat yang terkandung dalam pelaksanaan otonomi daerah senantiasa menjadi pendorong bagi kita semua untuk terus berusaha mewujudkan Asta Cita dan kemajuan bagi bangsa dan negara Indonesia tercinta,” tutup sambutan tersebut.
Laporan anton garingging












