Penyesuaian ini bertujuan mengalokasikan anggaran untuk ribuan mahasiswa berprestasi non-PKH yang juga memerlukan beasiswa.
“Mengingat alokasi beasiswa PKH (sekitar 700 penerima) mencapai lebih dari Rp40 miliar, sedangkan 6.600 mahasiswa berprestasi non-PKH hanya mendapat total Rp7,3 miliar,” sebut Afni.
Afni menyampaikan akan melakukan pertemuan lanjutan untuk me menghadirkan antara Pemkab Siak, pihak kampus dan mahasiswanya.
“Dalam waktu dekat kita akan melakukan pertemuan untuk menyakinkan dalam penyaluran alokasi anggaran beasiswa tepat sasaran dan tidak ada merugikan pihak kampus dan mahasiswa,” kata dia.
Sementara itu, mahasiswa menyatakan akan menunggu realisasi keputusan pemerintah daerah, sekaligus mendesak agar hak pendidikan penerima PKH tidak dikurangi.
Parlindungan Tambunan












