Firson juga menekankan agar ASN selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Taspen.
“Seluruh layanan Taspen tidak dipungut biaya sama sekali. Apabila ada pihak yang meminta uang dengan mengatasnamakan Taspen, itu penipuan. Bila ragu, dapat mengunjungi Bank Mandiri Taspen atau mengecek melalui kanal resmi Taspen,” tegas Firson.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDMD Kabupaten Siak, Nofendri, menyampaikan bahwa berdasarkan data BKPSDMD, terdapat 161 ASN yang akan memasuki BUP tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 100 ASN mengikuti sosialisasi, termasuk 13 ASN yang telah pensiun pada Januari 2026.
Kegiatan ini dirancang agar ASN memahami proses pensiun secara menyeluruh dan membuka wawasan tentang peluang kewirausahaan sebagai salah satu aktivitas yang dapat dilakukan pasca purna tugas.
Melalui sosialisasi ini, ASN diharapkan dapat memulai fase baru pasca pensiun dengan percaya diri, tetap mandiri secara ekonomi melalui program dari PT Mandiri Taspen dan memberi manfaat bagi keluarga maupun masyarakat sekitar.
Parlindungan Tambunan












