Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
BeritaRokan Hilir Dewa Nusantara News

Pasca Acara Lounching Koperasi Produsen PAMAGAR SAB Sentosa, Para Pengurus Adakan Rapat Persuskop

×

Pasca Acara Lounching Koperasi Produsen PAMAGAR SAB Sentosa, Para Pengurus Adakan Rapat Persuskop

Sebarkan artikel ini

Fuat kadir musni ritonga,SH,MH,selaku skretaris menyampaikan Berdasarkan Undang – Undang Nomor 25 tahun 1992 dijelaskan disana bahwa Koperasi harus mempunyai Persus sebagai dasar dan petunjuk bagi pelaksana koperasi untuk menentukan besaran prosentase bagi Anggota tetap Koperasi seperti SHU dan Simpan Pinjam. Selain daripada itu juga Koperasi akan membuat Persus Prosentase kepada Brand Ambessador Koperasi Produsen Pamagar SAB Sentosa kepada Organisasi Parsadaan Marga Siregar Boru dan Bere sebagai Promotor utama karena anggota tetap Koperasi tersebut adalah Anggota Pamagar itu sendiri.dan saat ini kita sudah menerima pendaftaran anggota sebanyak 15 orang, untuk dapat di tindak lanjuti di perivikasi langsung dan segera di berikan kartu anggota yang bersangkutan.

Baca Juga  Pastikan Kesiapan Pengamanan Pilkada,Dir Samapta Polda Riau Selaku Pamatwil Apresiasi Kinerja Polres Siak Saat Kunjungan

Dalam kesempatan yang sama, Mahluddin ritonga selaku wakil ketua pengawas I, mengatakan dengan ada nya pelatihan pengembangan usaha bagi koperasi produsen SAB sentosa,tentunya diharapkan menanamkan niat dan mampu memaksimalkan pemahaman dan implementasi secara matang terkait dengan pengembangan usaha yang memadai bagi koperasi.

bagaimana upaya pengembangan usaha koperasi agar dapat mengenal pasar dan pesaing sehingga kesempatan atau peluang bisnis yang ada dapat dimanfaatkan, dan dapat mengatasi hambatan atau kendala bisnis yang akan mengganggu pencapaian tujuan koperasi.

Dalam menggeluti dunia usaha berbagai macam tantangan yang harus dapat di antisipasi terutama,pengembangan koperasi,mencakup aspek yang luas, seperti peningkatan kualitas SDM dalam hal kemampuan manajemen, organisasi dan teknologi,di era di gital saat ini yang berkembang. media sosial,facebook,intragram ,yotube dll. kompetensi kewirausahaan, akses yang lebih luas terhadap permodalan, informasi pasar yang transparan, faktor input produksi lainnya, dan perubahan situasi usaha yang sehat yang mendukung inovasi, kewirausahaan dan praktek bisnis serta persaingan yang sehat, seraya menutup pres rilis nya kepada awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *