Selain membahas penguatan peran Yonif Teritorial Pembangunan dalam membantu masyarakat, seminar juga menyoroti pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung sistem pertahanan modern dan pengambilan keputusan di lapangan. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan menghadapi perkembangan ancaman yang semakin dinamis.
Dalam seminar tersebut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan membawakan materi bertajuk “Transformasi Ekonomi Menghadapi Tantangan Global”. Sementara itu, Prof. Sri Fatmawati, Ph.D., memaparkan tema “Biodiversitas Sebagai Aset Strategis” yang menyoroti pentingnya stabilitas keamanan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Materi seminar juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat dan Prof. Dr. Yohanes Surya, yang dilanjutkan dengan sesi diskusi, penyampaian kesimpulan, serta closing statement.
Kegiatan seminar ditutup dengan penyerahan cenderamata, pembacaan doa, menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, serta makan siang bersama seluruh peserta dan undangan. Melalui seminar nasional ini, TNI Angkatan Darat menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi pertahanan yang profesional, modern, dan responsif dalam mendukung pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Mabesad, para Pangkotama, serta para Kabalakpus TNI AD.
Sumber : Pendam I/BB












