Pihak kuasa hukum juga menyoroti fakta bahwa hingga hari ini, masih ada dua teman korban yang belum memenuhi panggilan penyidik Polsek Sungai Kakap.
Keterangan keduanya dinilai sangat krusial untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi malam itu.
Sementara itu, pihak keluarga korban yang sejak awal aktif mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk isi percakapan grup WhatsApp korban bersama teman-temannya, menduga kuat adanya tindakan kekerasan yang berujung pada kematian Yoel.
“Kami minta polisi mengusut tuntas. Anak kami meninggal tidak wajar, kami ingin keadilan, pelaku harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” tegas perwakilan keluarga korban.
Sejauh ini, polisi masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pendalaman barang bukti terus dilakukan, termasuk membuka kemungkinan pelaksanaan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
Sumber : Yohanes Nenes, .S.H












