Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kasus penjualan pupuk secara ilegal ke masyarakat yang dipergoki tim media dan LSM tidak menemui titik terang dari pihak perkebunan PTPN 1V marihat mulai dari jajaran manejer,asisten berunding tutup mulut alias bungkam atas tragedi yang terjadi pada Minggu sebelumnya.
Selasa ( 14/06/2926).
PTPN IV Kebun Marihat yang dipimpin Andi sahatma purba selaku Manejer PTPN 1V tidak menunjukkan sikap kinerja secara profesional berakibat perusahaan plat merah milik pemerintah ini bisa merugi.
DPP LSM PPLH melalui
Ketua investigasi Taruli Clarisa Tambunan SE menyayangkan sikap struktural PTPN 1V kebun marihat yang seharusnya bertanggung jawab penuh atas operasional perkebunan meliputi manejen panen, pemeliharaan tanaman pemupukan pengendalian hama hingga pengelolaan SDM ( Karyawan).












