“InsyaAllah Jumat tanggal 28 Agustus, materi khutbah Jumat oleh MUI diinstruksikan ke semua khatib untuk mengingatkan kembali Fatwa MUI nomor 30 tahun 2016 tentang hukum haram membakar hutan dan lahan,” ungkap Afni.
Sejak Senin sore, kualitas udara di Kabupaten Siak berada pada kategori tidak sehat. Hingga malam di beberapa Kecamatan bahkan sudah masuk kategori berbahaya. Kondisi ini membuat pemerintah daerah menyiapkan langkah pembatasan aktivitas, termasuk meliburkan sekolah jika kualitas udara tetap berada pada level tersebut.
Bupati Afni mengatakan kondisi kualitas udara menjadi perhatian serius pemerintah daerah. ISPU terus dipantau secara berkala. Meski tidak terdapat titik api atau firespot, kualitas udara menjadi tidak sehat di Siak akibat mendapat kiriman asap dari wilayah tetangga yang dilanda karhutla.
“Jika ISPU dilaporkan secara terus menerus dalam status tidak sehat, kami tentu akan mengambil langkah-langkah yang terukur. Misalnya dengan meliburkan sekolah dan atau meminta pembatasan kegiatan di luar,” ucap Afni.
Menurut Afni, kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dari paparan asap dan kualitas udara yang memburuk.
Sebelumnya, Afni menyampaikan hingga 24 Agustus 2026 tidak ditemukan firespot di wilayah Kabupaten Siak. Namun, asap kiriman dari daerah sekitar tetap membuat kualitas udara di sejumlah wilayah terdampak.
“Asap tidak memiliki batas administrasi dan masuk sampai ke ceruk-ceruk rumah. Rakyat dalam kondisi terancam terdampak karhutla,” ujarnya.
Afni menyebutkan kondisi asap cukup terasa di Kecamatan Kerinci Kanan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pelalawan. Sejumlah kampung di wilayah tersebut dilaporkan diselimuti asap cukup tebal meski tidak terdapat titik api.
Untuk mengantisipasi dampak asap, Afni meminta seluruh kanal informasi Pemkab Siak menyampaikan laporan ISPU secara berkala setiap hari. Informasi tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan.
“Apa adanya saja. Kita akan ambil kebijakan berdasarkan fakta yang ada,” tegasnya.
Parlindungan Tambunan












