SIAK – Dewanusantaranews.com – Memasuki minggu kelima, wilayah Kabupaten Siak tidak turun hujan. Menyebabkan permukaan hutan dan lahan menjadi kering rentan terjadi Karhutla.
Kondisi ini diperparah kabut asap yang mulai pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari wilayah lain mulai dirasakan masyarakat Negeri Istana. Bahkan sejumlah kecamatan masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) Siak untuk menggelar Sholat Istisqa atau sholat sunnah memohon hujan.
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli mengatakan, Sholat Istisqa akan dilaksanakan bersama ASN, pelajar, hingga santri di Kabupaten Siak pada Rabu (26/8/2026).
“InsyaAllah hari Rabu tanggal 26 Agustus, seluruh pegawai ASN dan non ASN yang beragama Islam diimbau untuk melaksanakan shalat sunah Istisqa yang dipusatkan di halaman Mesjid Islamic Center Siak. Selain itu untuk pelajar serta santri di seluruh pesantren, bersama masyarakat di wilayah masing-masing. Ini bentuk ikhtiar semoga Allah Taala menurunkan hujan, agar karhutla khususnya di lahan gambut bisa segera padam dan semua petugas lapangan diberi keselamatan,” kata Afni, Selasa (25/8/2026).
Afni berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, terutama di lokasi-lokasi yang masih dilanda Karhutla. Selain yang beragama Islam, Afni juga mengimbau pemuka lintas agama juga melaksanakan doa bersama. Hujan diharapkan dapat membantu pemadaman titik api sekaligus mengurangi kepungan asap yang berdampak hingga ke Siak.
“Siak sudah lebih 35 hari tidak turun hujan dan dikepung asap kiriman. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, segera menurunkan hujan di lokasi-lokasi titik api. Semoga asap segera pergi,” doa Afni.
Pelaksanaan Sholat Istisqa tingkat Kabupaten Siak, kata bupati perempuan pertama di Siak itu, dipusatkan di halaman Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center pada pukul 08.00 WIB hingga selesai. Bertindak sebagai imam yakni H. Mukhtar Abdul Karim Alhafiz, sedangkan khatib adalah Dr. H. Muhammad Fakhri, M.Ag.
Sholat Istisqa juga akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Siak. Lokasi dan pelaksanaannya menyesuaikan dengan ketentuan masing-masing wilayah.
Tak hanya melalui Sholat Istisqa, upaya menghadapi persoalan Karhutla dan asap juga akan dibawa ke masjid-masjid melalui materi khutbah Jumat.












