“Jangan dianggap kasus ini sepele. Lakukan tindakan kepada terduga pelaku SS,” tegas Daniel lagi.
“Saya bersama keluarga dan Tim Penasehat hukum saya sangat menyayangkan atas lambatnya kinerja pihak penyidik Polres Taput yang hingga kini belum juga mengamankan SS (45) yang merupakan terduga pelaku pelecehan terhadap anak saya yang masih berusia 4,5 tahun,” ucap ibu korban saat diwawancarai oleh awak media yang bertugas secara khusus.
Menurut penuturan Sarmina kembali, bahwa terduga pelaku sampai hari ini masih bebas berkeliaran, Bahkan terduga pelaku dengan sombongnya menceritakan di kampung terkait aksi bejatnya itu di lingkungan sekitar rumahnya.
“Dia (pelaku-red) cukup puas melakukan pelecehan itu terhadap anak kami,” lanjut Sarmina Simangunsong yang terlihat sedih dengan perasaan seorang ibu yang hatinya sangat hancur.
Sarmina berharap agar pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara, dalam hal ini Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan beserta jajaran agar secepatnya mengamankan sang terduga pelaku.
“Si cabul SS itu, sampai hari ini masih terus berkeliaran di kampung, tolong diamankan pak polisi, saya sudah muak melihat tingkah laku terduga pelaku,” harapnya kepada Bapak Kapolda Sumut.
Sedangkan Kapolres Taput masih diam seribu bahasa, sementara itu Kasat Reskrim AKP Arifin Purba S.H., M.H., menjelaskan laporan terkait pencabulan anak tersebut saat ini masih proses penyelidikan.
“Terimakasih atas infonya, dan perkara tersebut tetap km proses sesuai prosedur dan km maksimalkan, dan maaf yah saya lg berobat perawatan saraf terjepit leher di Medan”, ucapnya saat dikonfirmasi oleh awak media yg bertugas, pada Kamis (22/5) siang melalui pesan singkat WhatsApp nya. *(Tim)*












