Selain menciptakan Kamtibmas yang kondusif dan melakukan penindakan terhadap setiap pelaku kejahatan di wilayah hukumnya, Polres Tapsel juga melakukan penindakan internal. Tercatat ada satu Polisi yang dipecat dan 2 orang disidang disiplin karena berbuat kejahatan.
“Personil Polres Tapsel sebanyak 468 orang. Tahun ini, satu orang yang dipecat dan tiga orang meninggal dunia karena sakit,” jelas perwira dengan pangkat dua melati di pundaknya itu.
Tak lupa Kapolres Tapsel menjelaskan tentang prestasi dan apresiasi yang diberikan atas kinerja terbaik personil Polri yang dipimpinnya. Tercatat ada 20 orang yang menerima tanda kehoramatan dan tujuh penerima penghargaan.
Ipda Saad Mardian berhasil ungkap kasus korupsi Dana Desa. Aiptu Parulian meraih IKPA 100 Kriteria Sempurna 2023, Apida Darman Putra ungkap kasus judi Ludo King dan meja ikan. Aipda Nyamano Manik melakukan bedah rumah warga binaan atas inisiatif sendiri.
Aipda Rajab Rizky peraih Predikat IKPA Sempurna nilai 100 dari KPPN Padangsidimpuan. Brigadir Erlangga Gautama peraih predikat Terbaik Pertama pengelolaan akun media sosial dari Polda Sumut.
Brigadir Fransisco mengungkap kasus narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1 kilo gram. Brigadir Dedi Syahputra peraih predikat Operator Terbaik Triwulan I tahun 2024 dari KPPN Padangsidimpuan.
Kepada seluruh personil, Kapolres Tapsel mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dedikasi serta keikhlasannya dalam pelaksanaan tugas untuk mewujudkan Tapsel dan Paluta yang kondusif.
“Kepada segenap elemen masyarakat, TNI, pemerintah daerah dan stake holder yang telah bekerjasama dalam memberikandukungan guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif, kami sampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” ucap Kapolres Tapsel. (Rts)












