Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sambungannya, membuka lebih banyak ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk belajar Al-Qur’an, mengikuti pelatihan, mengasah kemampuan, serta memiliki kesempatan berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.
Dengan demikian, MTQ tingkat kecamatan menjadi bagian dari mata rantai pembinaan yang dimulai dari lingkungan keluarga, kampung dan kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional.
“Semoga dengan kita memuliakan Al-Qur’an, Allah SWT menurunkan keberkahan untuk negeri kita,” pungkasnya.
Kegiatan itu, berlangsung dari tanggal 25–27 September 2026 mengusung tema “Aktualisasi Spirit Al-Qur’an, Wujudkan Tualang Hebat dan Bermartabat.” Sebanyak 89 peserta dari delapan kampung dan satu kelurahan di Kecamatan Tualang ambil bagian dalam MTQ tersebut.
Mempertandikan lima cabang perlombaan sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Eko/MC Siak












