Ketua Panitia, Ir. Hery Syamsuri, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi dan refleksi strategis. “Ini bukan hanya dialog, tapi penguatan komitmen bersama untuk membangun Kalbar yang aman dan inklusif,” ujarnya.
Salah satu titik krusial dalam kegiatan ini adalah Pembacaan Deklarasi Sikap Gabungan yang dipimpin oleh tokoh-tokoh penting seperti Hery Syamsuri, Hadi Firmansyah, Raimond Franki Wantalangi, S.H., dan Ishak selaku Panglima Muda Laskar Pemuda Melayu DPD Kota Pontianak. Deklarasi tersebut menegaskan:
1. Penolakan terhadap segala bentuk intimidasi dan kekerasan,
2. Komitmen menjalankan tugas sesuai aturan hukum dan SOP yang berlaku,
3. Dukungan terhadap Polri dalam menjaga harkamtibmas dan stabilitas daerah.
Kegiatan ditutup dengan suasana nasionalisme yang kental lewat prosesi menyanyikan lagu kebangsaan, dipimpin oleh dirigen Deviana, menandai semangat kolektif untuk menjaga persatuan dan keamanan.
Melalui forum ini, Laskar Pemuda Melayu Kalbar menegaskan bahwa stabilitas dan pembangunan daerah hanya dapat dicapai dengan kolaborasi aktif seluruh elemen bangsa. Kalimantan Barat, dengan segala potensinya, membutuhkan ekosistem sosial yang harmonis, aman, dan pro-investasi.












