“BTM seakan tidak mengakui kualitas anak-anak Saireri sebagai pemimpin. Padahal, ada banyak tokoh hebat seperti Antonius Ayorbaba, Roi Wayoi, Velix Wanggai, dan Susana Wanggai. Ini sangat disayangkan,” ujar WFA.
Sementara itu, Ketua Dewan Adat Suku AMPARI, Eli Matui, bersama sejumlah tokoh adat dari Yapen juga menyuarakan kekecewaannya terhadap sikap BTM. Mereka datang ke Jayapura untuk menyatakan dukungan atas terbentuknya Forum Masyarakat Adat Ambai Papua serta menyatakan bahwa pengabaian terhadap anak-anak Yapen adalah bentuk ketidakpedulian terhadap sumber daya manusia di wilayah tersebut.
“Kami merasa tersinggung. Yeremias Bisai yang merupakan tokoh dari Yapen tidak digantikan oleh anak daerah kami. Ini jelas menunjukkan BTM tidak terlalu peduli dengan kami,” ujar Eli.
Dengan semakin derasnya arus dukungan dari wilayah Saireri, pasangan MARI YO diyakini akan tampil sebagai pemenang di PSU Pilgub Papua 2025.
Yerry












