“Jika Polri profesional dan netral, maka rasa aman masyarakat akan terjaga. Ini juga berdampak pada terciptanya kerukunan antar umat beragama serta stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara”, lanjutnya.
Dr. Sim Siyen juga mengapresiasi langkah Polri yang selama ini mengedepankan pendekatan humanis serta mengimplementasikan prinsip Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Diakhir kegiatan, Ia berharap sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, terus diperkuat guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Tebing Tinggi. (RS).












