BSSN melaporkan peningkatan anomali lalu lintas siber nasional, dengan serangan malware sebagai ancaman dominan. Selain itu, respons terhadap notifikasi insiden siber dinilai masih rendah.
Sementara itu, Bareskrim Polri memaparkan modus kejahatan siber terbaru, termasuk akses ilegal, manipulasi data, dan serangan Distributed Denial of Service (DDoS). ICSF menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dan peningkatan literasi digital di sektor nonpemerintah.
Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi, antara lain: Percepatan pembentukan TTIS di seluruh instansi strategis, Harmonisasi prosedur operasi standar (SOP) lintas sektor dan Peningkatan pertukaran informasi untuk memperkuat kepercayaan antarlembaga.
Kemenko Polkam berharap langkah ini dapat memperkuat ekosistem keamanan siber Indonesia agar lebih tangguh dan adaptif dalam menghadapi tantangan digital.












