Dalam data kepolisian, rumah warga yang terdampak banjir Dusun I dan Dusun 2, di Desa Bukit Cermin, akibat maluapnya Sungai Barou dan jebolnya tanggul ada sebanyak 123 Kartu Keluarga (KK). Dalam musibah itu tidak ada korban jiwa.
Ketinggian air saat ini sudah mulai surut, karena tanggul sungai yang jebol sudah mulai diperbaiki, Paparnya.
“Meski demikian anggota kepolisian masih tetap standby di lokasi. Harapan kita banjir kita cepat surut, sehingga warga yang terdampak bisa beraktivitas kembali,” ujarnya.
“Bencana banjir ini disebabkan tingginya curah hujan di hulu sungai di Wilayah Kabupaten Simalungun, dan mengakibatkan Sungai Barou meluap sehingga menyebabkan tanggul sungai jebol dan merendam rumah warga yang berada di Desa Bukit Cermin”, Pungkasnya.












