Penasihat pengurus program, Suherman, menjelaskan bahwa jaringan air dibangun dari sumber mata air menuju bak induk dengan jarak kurang lebih tujuh kilometer. Pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga.
Sanitasi air bersih itu diklaim telah memenuhi standar nasional dan ditangani oleh tim teknisi yang dipimpin Lalu Sopiyan dari Aikmel Utara.
Peresmian berlangsung meriah. Warga mengiringi acara dengan gendang beleq dan sejumlah hiburan lokal sebagai bentuk rasa syukur atas terwujudnya fasilitas dasar tersebut.
Di bawah kepemimpinan Kepala Dusun Muhammad Jaelani bersama dua ketua RT, Aziz dan Rizal Efendi, masyarakat berharap kekompakan tetap terjaga. Mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberi perhatian lebih, terutama dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang menjadi penopang ekonomi warga. (Garek)












