Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Jacob Ereste : Suara dan Gerakan Kaum Wanita Indonesia Yang Patut dan Harus Diperhitungkan

×

Jacob Ereste : Suara dan Gerakan Kaum Wanita Indonesia Yang Patut dan Harus Diperhitungkan

Sebarkan artikel ini

Semasa anak-anak dia mendapat pendidikan khusus dari Istana. Keberanian dan ketangkasannya di laut ia warisi dari sang ayah dan kakeknya dari keluarga Kesultanan Aceh. Semasa bertugas pasukannya menjadi pelindung utama pelabuhan perdagangan besar di Aceh. Selain bergelar Pahlawan Perintis Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2017, hari kelahiran Keumalahayati dijadikan hari perayaan dunia internasional dalam Pengakuan UNESCO tahun 2023 di Perancis. Sebelum itu — tahun 2017 — dia dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional dengan Keppres No. 115 /TK/Tahun 2017.

Tentu saja wanita perkasa dari Nusantara yang lain pun tidak kalah membanggakan. Seperti Nyi. Ageng Serang yang bernama asli Raden Ajeng Kustiyah Wulaningsih Retno Edhi, anaknya Pangeran Natapraja, penguasa Serang bagian dari Kerajaan Mataram. Nyi. Ageng Serang pun menggantikan kedudukan ayahnya hingga terkenal sebagai pembantu Pangeran Diponegoro menghadapi penjajah Belanda di Jawa Tengah dan sekitarnya. Perang Diponegoro terjadi selam lima tahu dari 1825 hingga 1830 dengan penangkapan di Mangkubumi, Tegal Rejo. Sementara perlawanan rakyat Aceh juga terus berkobar hingga tewasnya Ibrahim Lamnga di Gle Tarum pada 29 Juni 1878 hingga membuat Tjoet Nyak Dhien berang mengambil alih perlawanan terhadap penjajah Belanda. Hingga akhirnya tertangkap — tanpa pernah mau menyatakan menyerah — sampai Belanda harus membuangnya ke Sumedang, Jawa Barat hingga wafat pada 6 November 1908 dalam usia 60 tahun.

Baca Juga  Jumat Berkah Polres Tebing Tinggi Berikan Bantuan Beras Warga Kurang Mampu

Namun kemudian ada juga perlawanan dari rakyat Aceh yang digalang oleh Tjoet Nyak Meutia yang melanjutkan perjuangan suaminya, Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong yang tertangkap Belanda dan dihukum mati di tepi Pantai Lhokseumawe. Sesuai wasiatnya kepada sahabatnya Pang Nangroe agar menikahi istrinya Tjoet Meutia dan merawat anaknya Teuku Raja Sabi. Dalam pertempuran berikutnya Pang Nangroe tewas dalam peperangan pada 26 September 1910. Dan Tjoet Meutia pun bersama pasukannya bentrok juga dengan Belanda di Alue Kurieng hingga gugur. Atas jasanya Tjoet Meutia, pemerintah Indonesia mengabadikan foto wajahnya pada uang kertas rupiah pecahan Rp. 1.000 pada 19 Desember 2016.

Dari catatan dan kesaksian sejarah wanita Indonesia yang mewarisi ketangguhan dan kegigihan para leluhur suku bangsa nusantara jelas patut dan pantas untuk dibanggakan sebagai kaum pergerakan yang tangguh dan ulet untuk tetap mempertahankan serta martabat kemuliaannya sebagai manusia, seperti yang jelas dan tegas termaktub dalam konstitusi bangsa dan negara Indonesia, yaitu UUD 1945. Karena itu, perubahan yang dilakukan lewat amandemen yang kebablasan itu, perlu dikembalikan atau direvisi ulang agar tidak terus membuat kesengsaraan bagi rakyat Indonesia. Dan suara lantang kaum perempuan Indonesia mendesak pihak pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dapat segera melakukan perbaikan seperlunya terhadap UUD 1945 seperti yang telah riuh diungkapkan dan disampaikan dalam berbagai kesempatan sampai hari ini serta gaungnya masih terus diteriakkan.

Baca Juga  Diduga Langgar Pasal 372, 378, dan 263 KUHP, Kapolsek di Singkawang Resmi Jadi Tersangka

Setidaknya, suara dan gerakan kaum wanita Indonesia patut dan harus diperhitungkan. Sebab potensi serta ketangguhan kaum wanita Indonesia cukup mewarisi keunggulan bibit dan bobot dari para leluhur yang pernah berjaya di masa lalu yang pasti dapat dan mampu untuk diulang pada masa kini. Agaknya, nukilan sejarah perjuangan kaum pergerakan wanita Indonesia yang telah melegenda ini bisa dijadikan bahan permenungan pada peringatan hari Ibu, 22 Desember 2024 untuk mempersiapkan diri memasuk dalam era Indonesia Emas, 2045 yang sudah semakin mendekat.

 

Banten, 16 Desember 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *