Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Jacob Ereste : Jemaah Haji Indonesia Yang Membludak Menginspirasi Untuk Menjadikan Obyek Wisata Budaya di Indonesia Menjadi Wisata Ziarah Spiritual Yang Juga Mendunia

×

Jacob Ereste : Jemaah Haji Indonesia Yang Membludak Menginspirasi Untuk Menjadikan Obyek Wisata Budaya di Indonesia Menjadi Wisata Ziarah Spiritual Yang Juga Mendunia

Sebarkan artikel ini

Gagasan cemerlang untuk menjadikan obyek wisata budaya Candi-candi yang ada di Nusantara ini menjadi wisata spiritual dunia ini diusulkan oleh Sri Eko Sriyanto Galgendu untuk mengatasi masalah krisis ekonomi tang lebih kreatif dibanding hendak menggunakan dana infak yang dikumpulkan untuk umat, bukan untuk kegunaan lain yang telah menjadi kewajiban pihak pemerintah, seperti dana jemaah haji yang terkumpul hingga menggunung, tidak boleh digunakan intuk kepentingan lain, apalagi dilakukan tanpa persetujuan jemaah haji sebagai pemilik dana tersebut

Oleh karena itu, untuk memaksimalkan fungsi dari manfaat Candi Borobudur yang ada di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah itu sungguh megah untuk dijadikan obyek wisata spiritual. Apalagi dua obyek percandian yang ada di Muara Takus dan Muara Jambi, Sumatra itu yang sangat dipercaya sebagai peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang sangat tersohor dan terkenal banyak dikunjungi oleh para Bhiku dan pemuka masyarakat Budha dari berbagai manca negara pada masa Kerajaan Sriwijaya berjaya di Nusantara Sehingga manfaat obyek wisata ziarah spiritual dapat menjadi sumber devisa untuk negara. Dan warga masyarakat sekitarnya pun dapat menikmati manfaat dari perputaran roda ekonomi yang ada di sekitarnya.

Baca Juga  Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso Pimpin Sertijab Dandim 0508/Depok dan Kasiter Korem 051/WKT

Begitulah, dari jemaah haji Indonesia yang membludak setiap tahun — bahkan minat jemaah umroh — menginspirasi untuk menjadikan obyek wisata budaya percandian di Indonesia menjadi obyek wisata ziarah spiritual seperti yang diusulkan oleh Pemimpin Spiritual Nusantara, Sri Eko Sriyanto Galgendu.

Banten, 18 Januari 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *