Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Jacob Ereste : Gerakan Kesadaran Kebangkitan Spiritual Bangsa-bangsa di Dunia Dari Indonesia

×

Jacob Ereste : Gerakan Kesadaran Kebangkitan Spiritual Bangsa-bangsa di Dunia Dari Indonesia

Sebarkan artikel ini

Begitu juga imbangan dari sikap yang keras itu, warga bangsa Jepang memiliki sikap murah hati dengan penuh welas asih, bukan sekedar basa-basi dan santun serta disiplin untuk selalu bertindak atas kebenaran. Bahkan bersikap tulus, tanpa pamrih serta setia mengabdi, jauh dari sifat dan sikap khianat.

Agaknya, begitulah pengembaraan spiritual Sri Eko Sriyanto Galgendu yang telah dia lakoni sejak 28 tahun lalu semasa masih tinggal di Solo, kota kelahirannya yang dilatar belakangi oleh keluarga pengusaha yang sukses mulai dari sang kakek — sebagai pengusaha angkutan dan penyalur bahan bakar minyak se Jawa Tengah dengan ratusan armada truk — sementara sang Ibu sebagai penguasa pasar tradisional yang pemasok berbagai bahan kebutuhan rumah tangga, sehingga manjadi semacam penguasa tunggal penjaga sekaligus penjamin stabilitas harga di pasar rakyat semasa itu.

Baca Juga  Kodam I/BB Tingkatkan Kesejahteraan Sosial lewat Bantuan Makanan Sehat untuk Dhuafa dan Anak Yatim

Latar belakang pendidikan Sri Eko Sriyanto Galgendu pun bersilangan dari sekolah yang berada di bawah yayasan keagamaan yang cukup kuat hingga perguruan tinggi teknik yang lebih mengunggulkan pemikiran eksak. Sementara latar belakang sebagai pengusaha kuliner yang terbilang sukses sekarang ini untuk yang ketujuh gerainya sekarang, seakan berasal dari warisan dari sang Ibu serta kakeknya yang cukup berjaya pada masa lalu itu dulu.

Dua rumah makan Ayam Ancuur yang telah menjadi brand unggulan itu ditimpali Rumah Makan Soto Gubeng, Wedang Pojok Istana dan Steak hingga Martabak Sriwedari yang juga akan digelar di kawasan kuliner malam jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat.

Baca Juga  Terungkap! Pendidikan terakhir Chairuddin Lubis ternyata adalah SMP

Warnasari dari pengembaraan spiritual Sri Eko Sriyanto Galgendu, tercermin juga dari luasnya jaringan dan relasi serta perkawanan dengan kalangan intelektual, seniman, budayawan, tokoh dari berbagai agama hingga kalangan elite politik maupun dari para purnawirawan TNI dan Polri yang ada di negeri ini. Luasnya jaringan dan kekerabatan yang dia bangun sejak semasa bersama Gus Dur, Susuhunan Paku Buwono XII dan Prof. Dr (HC) KH. Muhammad Habib Chirzin serta tokoh nasional lainnya semasa masih di Solo tiga puluhan tahun silam, semakin memperluas jaringan relasi perkawanan yang dia miliki di berbagai tempat dan daerah.

Karena itu, hajat untuk melaksanakan pertemuan persaudaraan lintas agama se dunia yang hendak dilaksanakan di Indonesia dalam waktu dekat — Jakarta, Yogyakarta dan Bali — sangat mungkin segera terwujud dan sukses untuk menautkan gerakan kesadaran kebangkitan spiritual bersama bangsa-bangsa di dunia dari Indonesia.

Baca Juga  Dukung Program Nasional : Satgas Yonif 641/Bru Beri Makan Bergizi Gratis Bagi Anak-Anak Papua Di Distrik Kurima

Banten, 22 Desember 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *