Kapolres Siak berharap dengan kegiatan ini, bisa memberikan motivasi dan pencerahan secara mental spritual kepada para tahanan, sekaligus sebagai proses mawas diri atas semua perbuatan yang telah mereka dilakukan.
“Sebagian besar dari para tahanan banyak yang terharu, bahkan ada yang menangis, saya yakin dan percaya para tahanan banyak yang menyesali perbuatan yang telah mereka lakukan dan semoga saja para tahan bisa merubah dirinya lebih baik lagi kedepannya”, jelas Kapolres Siak.
Asep juga mengungkapkan, bahwa para tahanan juga memiliki hak yang sama dalam pemilu nantinya. Mereka berhak memilih siapa saja yang akan menjadi wakil rakyat ataupun presiden dan wakil presiden nantinya.
“Kami juga menyampaikan pesan pemilu damai kepada semua tahanan, dan mereka berhak memilih siapapun menurut hati nurani mereka masing – masing, perlakuan dalam proses pemilu nanti tetap sama dengan masyarakat yang lain, cuma suasana dan tempat nya saja yang berbeda”, imbuh Kapolres Siak.
Ia menambahkan bahwa pihak nya sudah berkordinasi dengan pihak KPU dan Bawaslu Kabupaten Siak terkait prosedur proses pemungutan suara nanti nya kepada para tahanan Polres Siak. Dan ia pastikan bahwa situasi jalan nya pemilu damai akan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.












