Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Ibu Tua Dipukul hingga Muntah Darah, Polres Simalungun Tangani Kasus Penganiayaan di Sidamanik dan Antar Pelaku Bergangguan Jiwa ke RSJ Medan

×

Ibu Tua Dipukul hingga Muntah Darah, Polres Simalungun Tangani Kasus Penganiayaan di Sidamanik dan Antar Pelaku Bergangguan Jiwa ke RSJ Medan

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Sebuah kejadian memilukan terjadi di Jalan Besar Sidamanik, tepatnya di depan rumah warga di Dusun Pangkalan Buttu, Nagori Tiga Bolon, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, pada hari Jumat, 3 April 2026, sekira pukul 16.30 WIB. Seorang ibu paruh baya berinisial S.B.S menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri berinisial P.S.S, yang belakangan diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka parah, muntah darah, serta luka berdarah di bagian kening kiri, lebam di area mata kiri, dan luka berdarah di sisi kiri dan kanan tubuhnya, sehingga harus mendapatkan penanganan medis darurat.

Kegiatan penanganan kasus ini dikonfirmasi oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, pada hari Sabtu, 4 April 2026, sekira pukul 17.10 WIB.

Baca Juga  Pidsus Kejari Simalungun dalami dugaan korupsi ketahanan pangan dan BUMDES 2025

“Ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Polres Simalungun bersama Polsek Sidamanik segera merespons laporan penganiayaan ini dan menangani seluruh aspek kasus dengan cepat dan profesional, termasuk mengamankan pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ujar AKP Verry Purba.

Kronologis kejadian bermula ketika pelapor berinisial B.S menerima telepon dari rekannya berinisial R.P yang memberitahukan bahwa ibunya, S.B.S, telah dipukul di rumah P.S.S. Tanpa menunda waktu, B.S langsung bergegas ke lokasi kejadian dan mendapati ibunya dalam kondisi luka parah dan berdarah. Dengan bantuan saksi S.T, korban segera dibawa ke Puskesmas Sidamanik untuk mendapatkan pertolongan pertama. Mengingat kondisi korban yang cukup serius dengan muntah darah, korban selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Efarina Pematangsiantar untuk penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga  Pengelola Pangkalan Gas “Berkah Elpiji” Bantah Tuduhan Distribusi Subsidi Tidak Sesuai Aturan

“Korban mengalami luka yang cukup serius akibat pukulan pelaku, termasuk muntah darah dan luka berdarah di beberapa bagian wajah dan tubuhnya. Korban segera mendapatkan pertolongan medis dan dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan intensif,” ucap AKP Verry Purba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *