AKP Verry Purba menegaskan bahwa kegiatan bakti religi di dua tempat ibadah yang berbeda ini memiliki pesan yang sangat dalam. “Dengan mengunjungi masjid dan gereja dalam satu hari yang sama, Polsek Tanah Jawa menyampaikan pesan yang kuat bahwa Polri hadir untuk semua golongan, semua agama, dan semua lapisan masyarakat. Ini adalah wujud nyata Polri sebagai perekat persatuan dan toleransi,” ungkap Kasi Humas.
Kompol Banuara Manurung menegaskan pentingnya momen HUT Bhayangkara sebagai waktu untuk memberikan manfaat nyata. “HUT Bhayangkara bukan sekadar perayaan. Ini adalah momentum untuk merefleksikan pengabdian Polri kepada masyarakat dan memperbarui komitmen kami untuk terus hadir memberikan manfaat nyata. Bakti religi ini adalah salah satu cara kami menunjukkan kepedulian tersebut,” ujar Kapolsek Tanah Jawa.
AKP Verry Purba menambahkan bahwa kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. “Pengurus masjid dan gereja menyambut kehadiran Polsek Tanah Jawa dengan sangat hangat. Masyarakat mengapresiasi kepedulian Polri terhadap tempat ibadah mereka. Ini memperkuat kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ucap Kasi Humas Polres Simalungun.
Kompol Banuara Manurung menegaskan komitmen Polsek Tanah Jawa dalam menjaga kerukunan umat beragama. “Kami berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kecamatan Tanah Jawa. Kehadiran Polri di tempat-tempat ibadah bukan hanya untuk kegiatan bakti, tetapi juga sebagai simbol bahwa Polri selalu siap melindungi dan mengayomi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ungkap Kapolsek.
Dengan semangat HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Jawa membuktikan bahwa Polri yang berintegritas dan humanis bukan hanya slogan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata yang menyentuh hati masyarakat dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.
Laporan AG












