Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Operasi Lilin Toba 2025 Resmi Dimulai, Polres Simalungun Siagakan 327 Personel Selama 14 Hari

×

Operasi Lilin Toba 2025 Resmi Dimulai, Polres Simalungun Siagakan 327 Personel Selama 14 Hari

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Operasi Terpusat Lilin Toba 2025 resmi bergulir di wilayah Kabupaten Simalungun. Dimulai dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Polres Simalungun menyiagakan 327 personel yang tersebar di 10 pos pengamanan untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan aman dan lancar.

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, SH, SIK, MM., yang dikonfirmasi pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 19.50 WIB menjelaskan detail pelaksanaan operasi yang akan berlangsung selama dua pekan ini.

“Kegiatan pengamanan atau operasi ini kita laksanakan selama 14 hari, terhitung dimulai dari tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026. Operasi ini akan dilanjutkan dengan kegiatan KRYD atau Kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan dengan melihat situasi di beberapa titik yang dianggap perlu,” ungkap Kapolres Marganda menjelaskan durasi operasi.

Baca Juga  Prabowo Tabuh Genderang Perang: 1.063 Tambang Ilegal Diburu, Kalbar Jadi Sorotan

Pada Minggu (21/12/2025) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, Kapolres melakukan pengecekan langsung ke Pos Pam VI Saribu Dolok dan Pos Terpadu Pelabuhan Tigaras untuk memastikan kesiapan seluruh personel. “Saat ini kita sedang melaksanakan kegiatan pengecekan Pos Terpadu di Pelabuhan Tigaras. Untuk Simalungun secara keseluruhan, kita mendirikan 10 pos, antara lain 6 Pos Pam, 3 Pos Pelayanan, dan 1 Pos Terpadu yang berada di Pelabuhan Tigaras,” papar Kapolres Marganda.

Kapolres merinci kekuatan personel yang dilibatkan dalam operasi ini. “Untuk pelibatan personel Polres Simalungun dalam rangka pengamanan Nataru tahun ini, kita melibatkan 327 personel. Dari 327 personel, ada 210 di antaranya disebar di 10 pos pam tersebut untuk melayani masyarakat dan memastikan seluruh kegiatan masyarakat yang berlalu lintas maupun yang merayakan Natal semuanya terlayani dengan baik,” ujar Kapolres Marganda menegaskan besarnya kekuatan yang disiagakan.

Baca Juga  PROF, DR. SUTAN NASOMAL. SH. MH. PHD, Mafia Pupuk Subsidi Ancaman Ketahanan Pangan, Harus Ditindak Tanpa Pandang Bulu

Kapolres juga menjelaskan fokus operasi yang mengedepankan pendekatan preventif. “Operasi ini mengedepankan kegiatan preventif dengan dukungan preemtif dan penegakan hukum serta kehumasan dalam rangka pengamanan Natal tahun 2025 dan Tahun Baru 2026,” ungkap Kapolres Marganda menjelaskan strategi pengamanan.

Yang menarik, Kapolres juga menjelaskan rencana rekayasa lalu lintas di kawasan wisata Parapat jika terjadi lonjakan kendaraan. “Untuk rekayasa arus lalu lintas di daerah wisata Parapat Danau Toba, apabila terjadi lonjakan volume kendaraan maka akan diberlakukan rekayasa lalu lintas one way. Dari arah Pematangsiantar menuju Parapat akan diarahkan memasuki Simpang Palang Simpang Sitahoan, sedangkan dari arah Toba menuju Parapat akan diberlakukan satu arah menuju Pematangsiantar melintas Kota Wisata Parapat,” papar Kapolres Marganda menjelaskan skenario pengaturan lalu lintas.

Baca Juga  Antisipasi Gangguan, Polresta Deli Serdang bersama TNI Amankan Jalur Lintas Truk Pengangkutan Material Bendungan Lau Simeme

Kapolres menambahkan bahwa rekayasa tersebut bersifat fleksibel. “Situasi ini juga melihat jumlah kendaraan yang melintas. Apabila jalan tersebut masih mampu untuk dilalui dua arah, rekayasa tidak diberlakukan,” ujar Kapolres Marganda menekankan pendekatan adaptif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *