Pemerintah sudah berupaya untuk.memperbaiki jalan tersebut menjelang hari Peringatan besar seperti Hari Raya Idul Fitri,Natal dan Tahun Baru namun tetap rusak disebabkan gestur tanah yang mengandung air.
” Pembangunan jalan ini sebenarnya tidak sulit namun ada dugaan jalan ini tidak dipelihara dan kurang.pengawasan dari pihak terkait sehingga terindikasi jalan rusak tersebut menjadi lahan pencarian masyarakat.” ujar salah seorang supir yang tidak mai disebut namanya.
Kepada para supir dihimbau agar jangan memaksakan kenderaannya menaiki guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lebih baik ditarik.
Di informasikan jalan tersebut tidak diterangi lampu di malam hari.Menurut warga yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi awak media Jumat (5/4/2024) mengatakan, proses pengerasan Jalan sudah 5 hari. Tetapi disebabkan turunnya hujan sehingga jalan tidak bisa terselesaikan.(Rts) turunnya turunnya hujan sehingga hujan terus mengguyur hampir tiada henti, perbaikan jalan jadi tersendat-sendat (Rts)”Proses perbaikan jalan sudah 5 Hari, dimana 3 unit alat berat sudah melakukan pengerasan jalan, tetapi namun karena hujan terus turun sehingga perbaikan jalan tak bisa dilanjutkan.












