Menurutnya materi yang dibawakan dalam kegiatan ini pun menyentuh aspek-aspek yang saling berkaitan erat: mulai dari langkah konkret memperkuat peran perempuan dalam mempercepat penurunan angka stunting, cara mengembangkan usaha berbasis kekayaan alam dan budaya lokal, hingga strategi membangun citra merek agar produk buatan tangan perempuan daerah bisa bersaing di pasar yang lebih luas.
“Dulu sering dianggap perempuan hanya sekadar pendamping di dalam rumah tangga. Namun saat ini, perempuan telah berubah menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, pencipta ide-ide baru, bahkan pengambil keputusan yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan bersama. Karena itulah, jalinan kerja sama antarlembaga dan antarwilayah harus terus diperkuat, agar semakin banyak perempuan yang berani bermimpi dan memiliki kesempatan untuk berkarya,” tegas Darmawati.
Kembali ke Kabupaten Simalungun nanti, TP-PKK berkomitmen untuk mewujudkan gagasan-gagasan yang didapat. Berbagai program akan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkokoh fondasi ekonomi keluarga, serta melahirkan wirausaha perempuan yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
“Kami memegang keyakinan kuat: perempuan yang berdaya akan membangun keluarga yang kokoh. Dari keluarga yang kuat, akan tumbuh masyarakat yang sejahtera, dan pada akhirnya mewujudkan Kabupaten Simalungun yang semakin maju, mandiri, dan mampu bersaing dengan daerah lain,” tutupnya dengan senyum penuh harapan.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan diskusi yang hangat dan saling terbuka, penyerahan plakat kenang-kenangan kepada para narasumber. Para peserta juga berkesempatan berkeliling bazar produk unggulan, di mana beragam hasil karya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah dipajang dengan apik—menjadi bukti bahwa potensi besar yang bisa digali lebih jauh dengan peran aktif perempuan.
Momen ini pun diharapkan menjadi awal langkah nyata bagi TP-PKK Kabupaten Simalungun, untuk terus menggerakkan semangat perempuan agar semakin mandiri, produktif, dan menjadi motor penggerak utama kemajuan daerah tercinta.
Laporan AG












