Beliau menegaskan bahwa Lapas Bagansiapiapi tidak menutup diri. Di tengah keterbatasan fasilitas saat ini, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami selalu membuka pintu untuk saran dan masukan positif. Kami juga sampaikan kepada Pak Wahyudi bahwa selain kolaborasi, kami sangat terbuka untuk kritik. Kami sadar dalam menjalankan tugas tentulah tidak sempurna,” tambahnya dengan lugas.
Selain memperkuat relasi dengan media, Kalapas juga membawa kabar segar terkait infrastruktur. Saat ini, Lapas Bagansiapiapi tengah menggesa proses pembangunan gedung baru yang diharapkan menjadi solusi atas pelayanan yang lebih optimal.
“Mohon doanya, pembangunan sedang berproses. Insya Allah, pada bulan Mei mendatang sudah bisa terlaksana. Dengan bangunan yang baru nanti, kita bisa mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir,” harap Kalapas Agus Imam Taufik.
Kegiatan Coffee Morning ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama. Kehadiran awak media yang senantiasa mendukung kegiatan Lapas menunjukkan bahwa sinergitas antara institusi penegak hukum dan pers di Rokan Hilir berjalan beriringan demi kemajuan daerah.
Kabiro rohil DNN












