“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Satgas Garuda di Lebanon tidak hanya membawa misi menjaga perdamaian, tetapi juga membawa semangat kemanusiaan dan kepedulian bagi warga sipil di wilayah pascakonflik,” ungkapnya.
Antusiasme dan rasa syukur masyarakat Lebanon Selatan begitu terasa dalam sambutan hangat mereka kepada Satgas Garuda. Seorang tokoh masyarakat dari Desa Adshit Al Qusayr menyampaikan bahwa penyaluran kurban tahun ini sangat berkesan.
“Setiap tahun kami selalu menantikan kehadiran pasukan Garuda saat Idul Adha, tapi tahun ini terasa sangat istimewa. Di tengah kondisi sulit pascakonflik, mereka datang tidak hanya membawa kedamaian, tetapi juga hewan kurban dalam jumlah yang belum pernah sebanyak ini sebelumnya,” ungkapnya penuh haru.
Dengan semangat _“Make Peace, Nothing Else”_, kurban yang ditebar Satgas Indobatt menjadi lebih dari sekadar ritual keagamaan. Ia menjadi lambang cinta kasih, pengorbanan, dan persaudaraan lintas bangsa. Di bawah langit Lebanon yang pernah dilanda konflik, pasukan Garuda mengajarkan bahwa damai bisa dimulai dari hal sederhana. Sesederhana keikhlasan berbagi kepada sesama. *(Dispenad)*












