Dalam sambutannya, Bupati Simalungun memberikan dorongan dan semangat kepada seluruh peserta. Bupati menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar mengikuti kegiatan perkemahan, melainkan memikul amanah besar untuk membawa nama baik Kabupaten Simalungun di kancah nasional.
“Keberangkatan ini bukan sekadar ikut berkemah dan berkarya. Kalian memikul amanah besar untuk membawa nama baik daerah. Prestasi yang diraih dalam Jambore Daerah Sumatera Utara sebelumnya adalah bukti kualitas pembinaan kita, dan kini saatnya membuktikannya di tingkat nasional,” ujar Bupati.
Bupati berharap semangat juang tetap menyala di dada setiap peserta. “Berusahalah semaksimal mungkin. Tunjukkan kepada puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia bahwa Pramuka Simalungun adalah Pramuka yang ramah, disiplin, kreatif, dan unggul,” pesannya.
Lebih jauh, Bupati juga mengarahkan agar peserta tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, namun juga berpeluang mewakili Indonesia dalam kegiatan Jambore tingkat Internasional yang akan dilaksanakan di Polandia pada tahun 2027 mendatang.
Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan Pataka Gerakan Pramuka secara simbolis oleh Bupati Simalungun kepada Penanggung Jawab Kontingen sekaligus Wakil Pembina Muda Gerakan Pramuka Simalungun, Zulkhaidir Darmawin, sebagai tanda penyerahan amanah dan tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater dan daerah selama mengikuti kegiatan.
Dengan penuh harapan dan doa, kontingen Pramuka Simalungun pun berangkat membawa semangat persatuan, keterampilan, dan kemandirian, siap menorehkan prestasi dan menjunjung tinggi nama baik Kabupaten Simalungun di Jambore Nasional XII tahun 2026.
Laporan AG












