Ditambah lagi beredar informasi di masyarakat bahwa usaha tersebut diduga dibekingi oknum TNI, sehingga lemah penindakan dari Aparat Penegak Hukum.
Kami minta APH tidak tebang pilih. Jika memang tidak berizin, segel dan tutup.
Jangan sampai karena ada dugaan pembeking, hukum jadi tumpul ke atas. Ini merusak generasi muda dan meresahkan masyarakat Bandar,”
Masyarakat juga meminta DPMPTSP Simalungun segera melakukan audit izin usaha “BREW SHOOT & BREWZY BAR”. Jika terbukt tidak mengantongi izin, untuk segera APH menutupnya”pinta warga mengungkapkan kekecewaannya .
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola “BREW SHOOT” belum dapat dikonfirmasi. belum memberikan keterangan resmi terkait tempat hiburan malam tersebut
Masyarakat berharap dalam waktu dekat dilakukan razia agar Perdagangan I kembali aman dan kondusif.
(TIM)












