Sebab katanya, Poda Na Lima sangat sejalan untuk kemajuan Kota Padangsidimpuan. Baginya Kota Padangsidimpuanadalah daerah yang lekat menjunjung tinggi adat istiadat.
“Maka terlalu sayang jika kita tidak menerapkan kembali Poda Na Lima ini,” ungkapnya.
Menurut Jon Sujani, kata pertama di Poda Na Lima, yaitu Paias (bersihkan) memiliki makna yang mendalam.Di mana untuk membangun Padangsidimpuasecara fisik, banyak hal yang harus “dibersihkan”.
“Poda Na Lima juga bisa bermakna luas untuk bersihkan niat. Jadi, sangat banyak korelasi antara Poda Na Lima dengan niat yang baik untuk memimpin Kota Padangsidimpuan,” imbuhnya.
Jika Poda Na Lima sudah masuk ke relung masing-masing hati masyarakat, maka ia yakin, Kota Padangsidimpua pasti akan lebih hebat.
Menjawab wartawan, Jon Sujani sebelumnya juga sudah datang ke PAN Padangsidimpuan. Di sana, ia juga menyatakan niat untuk daftar sebagai Balon Wali Kota Padangsidimpuan.
“Dan sekarang, kami ada di PDI Perjuangan. Harapan kami, meski warnanya berbeda, namun kiranya kita semua bisa bersatu demi Kota Padangsidimpuan lebih baik,”ujar Jon yang alumni SMAN2 Padangsidimpuan tersebut.












