“Kesadaran membaca tidak muncul dengan sendirinya. Perlu peran aktif dari keluarga para guru, pustakawan, dan komunitas literasi untuk terus menumbuhkan semangat membaca, serta mengajak masyarakat lebih akrab dengan perpustakaan,” ujar Fauzi Asni.
Ia juga mengapresiasi upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terus berinovasi melalui pelatihan-pelatihan yang menyentuh langsung pada akar penggerak literasi di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Siak, Salmiah Safitri menyebut bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca dan mendorong kunjungan ke perpustakaan, baik secara individu maupun kelembagaan.
“Kami ingin mendorong agar perpustakaan menjadi ruang belajar yang menyenangkan, terbuka, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan OPD, unsur guru, komunitas literasi, mahasiswa, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2025.
Parlindungan Tambunan












