Letda Inf Arif Natsir, Danpos Mayuberi, menambahkan:
“Kami datang bukan hanya untuk menjalankan tugas negara, tapi juga menebar kasih dan kedamaian. Ibadah ini jadi ruang untuk mempererat persaudaraan. Semoga Alkitab yang diberikan bisa menjadi pelita bagi warga dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.”
Senyum anak-anak, tawa hangat para ibu, serta sapaan bersahabat dari para tokoh gereja menunjukkan bahwa kehadiran TNI tak hanya membawa rasa aman, tetapi juga menumbuhkan harapan.
Dengan latar belakang spanduk merah bertuliskan “Damsik Amungi”, gereja yang baru diresmikan itu menjadi saksi kebersamaan antara masyarakat dan prajurit, di tanah yang jauh dari gemerlap kota, namun kaya akan nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
(Pen Satgas Yonif 700/Wyc)












