“Kami akan menginstruksikan dinas terkait untuk mengoptimalkan program yang ada, seperti bantuan pupuk bersubsidi, pelatihan pertanian modern, serta mempermudah akses pembiayaan bagi petani dan peternak,” jelasnya.
“Kami akan menindaklanjuti keluhan ini dengan langkah konkret dan terus memantau perkembangan kelompok tani di setiap kampung agar hasil yang didapat bisa optimal,” tambahnya.
Selain membicarakan kendala, kelompok peternak juga memaparkan keberhasilan mereka menyediakan pakan ternak secara mandiri dengan membudidayakan tanaman ODOT yang diolah menjadi pakan.
Inisiatif ini aiapresiasi Bupati sebagai contoh konkret kemandirian petani dalam mendukung usaha ternak.
Koordinator PPL, Satria mengapresiasi kehadiran Bupati Siak. Ia dan petani di lapangan sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan kelompok tani yang mereka bina.
“Terima kasih bu, sudah mendengar langsung keluh kesah kami di sini. Kami berharap pemerintah bisa memberikan pelatihan dan pendampingan lebih lanjut, agar hasil pertanian binaan kami semakin baik,” kata dia.
Ia juga berharap bahan baku untuk program Penyediaan Makanan Bergizi Gratis bisa dipasok dari petani lokal, sehingga petani semakin terbantu.
Parlindungan Tambunan












