“Sempat terjadi keretakan di lantai dua yang cukup mengkhawatirkan, sehingga kami bermusyawarah dan sepakat untuk merenovasi kembali sejak tahun 2023. Renovasi ini menghabiskan anggaran sekitar Rp1 miliar, yang dikumpulkan dari infak dan sedekah jamaah setiap hari dan setiap Jumat,” ungkap Mansur.
Ia mengaku awalnya tidak yakin renovasi dapat selesai dalam waktu dekat, namun berkat tekad yang kuat serta dukungan dari tokoh masyarakat, warga, dan Pemkab Siak, pembangunan dapat diselesaikan dengan baik. “Alhamdulillah, sekarang lantai dua sudah sangat kokoh dan bisa digunakan dengan nyaman,” Kata dia.
Salah seorang warga Perawang Barat mengungkapkan kebahagiaannya atas pembangunan masjid yang semakin megah dan nyaman.
“Alhamdulillah,sekarang masjid ini sudah bagus, dulu kecil, cuma satu lantai dan masih dari papan, lebih megah dan kokoh. Kami jadi lebih nyaman dan tenang dalam beribadah disini,” Sebutnya.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Plh Sekda Siak, Fauzi Asni bersama Camat Tualang, Penghulu Perawang Barat, dan Pengurus Masjid, serta tamu undangan lainnya.
(MC-Siak/Rahma)












