“Program Green Policing bukan hanya gerakan menanam pohon, tetapi komitmen untuk menjaga keberlanjutan alam. Dengan menanam pohon di wilayah terdampak banjir, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa Polri hadir tidak hanya saat bencana, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan sinergi antara personel Brimob dan masyarakat setempat, Kolaborasi ini menciptakan suasana kebersamaan dan optimisme di tengah proses bangkitnya warga dari musibah. Penanaman pohon menjadi simbol harapan baru bahwa kehidupan di Agam akan kembali pulih dan lebih kuat.
Warga mengapresiasi langkah tersebut, menyebut kehadiran Brimob Polda Riau sebagai bentuk kepedulian yang memberi kekuatan moral bagi masyarakat. Implementasi program Green Policing di lapangan menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan adalah bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.
YB.SIHOTANG












