Rumah singgah ini, akan dibangun dengan anggaran sekitar Rp.1 miliar. Menurut rencana lokasi bangunan nya berada di lahan Baznas Siak. Jika dilihat dari sisi jarak rumah singah dengan RSUD Siak bisa di tempuh dengan jalan kaki.
Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau Abdul Rasyid Suharto mengapresiasi dengan dilaksanakan program pembangunan rumah singgah kesehatan di Kabupaten Siak.
“Saya mengapresiasi program pembangunan rumah singgah kesehatan. Dengan adanya rumah ini jelas nantinya akan sangat membantu masyarakat Kabupaten Siak yang tinggalnya jauh dari rumah sakit,” kata Rasyid.
Pembangunan rumah singgah kesehatan, merupakan inisiatif di Pemkab Siak dan Badan Wakaf Indonesia (BWI), bertujuan menyediakan tempat tinggal sementara yang layak dan gratis bagi pasien beserta pendamping dari luar daerah selama proses pengobatan.
“Tentu ini di khususnya bagi dhuafa. Fasilitas ini krusial untuk meringankan beban akomodasi dan mendukung pemulihan pasien,” pungkasnya.
Parlindungan Tambunan












