“Kami sering mendengar berbagai keluhan dari kepala daerah, namun tak sedikit pula yang tetap bersemangat bekerja. Intinya, kita harus memastikan seluruh rencana pembangunan nasional dapat berjalan cepat dan tepat sasaran di setiap daerah,” tambahnya.
Palembang dipilih sebagai tempat pembukaan kegiatan ini karena Sumatera menjadi titik awal penyusunan strategi pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah.
Wamendagri juga menyoroti dua hal penting yang perlu diperhatikan: percepatan pembangunan infrastruktur yang selaras dengan proyek nasional, serta penyediaan landasan hukum yang kuat agar daerah memiliki ruang gerak lebih luas untuk meningkatkan pendapatan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Selain itu, keberhasilan program seperti Makan Bergizi Gratis menjadi tolok ukur kerja sama yang baik. Wamendagri mengingatkan agar kepala daerah tidak hanya menjadi penonton, melainkan berperan aktif dalam mendukung jalannya program dan rantai pasokan yang ada di daerah masing-masing.
Forum ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, yang memberikan penghargaan bagi daerah yang berprestasi dalam empat bidang utama. Diharapkan, kegiatan ini mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi bertransformasi menjadi penggerak pembangunan yang tanggap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Jenderal Kemendagri Komjen Polisi Drs. Tomsi Tahir, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa, serta berbagai tokoh dan pemimpin daerah lainnya.
Laporan AG












