“Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI sebagai pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Persiapkan diri untuk mengikuti pendidikan kejuruan Bintara sesuai kecabangan masing-masing,” pungkas Pangdam.
Usai mengikuti upacara, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya Upacara Penutupan Dikmaba Infantru TNI AD Gelombang I Tahun 2026.
“Momentum ini bukan hanya menjadi akhir dari sebuah proses pendidikan, tetapi juga awal dari pengabdian para prajurit muda kepada bangsa dan negara. Saya yakin, para Bintara yang hari ini dilantik telah ditempa dengan disiplin, loyalitas, dan semangat juang yang tinggi untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa kehadiran prajurit TNI yang profesional dan berintegritas sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga kehormatan institusi, serta selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pengayom,” ujar Bupati.
Bupati berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah terus terjalin erat demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Simalungun.
Laporan AG












