Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Siak, Nugroho Imam Darodjat, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun ini merupakan upaya besar untuk memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh.
Sebanyak 39 ribu unit usaha dan 150 ribu kepala keluarga akan didata oleh para petugas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Siak.
Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta bekerja secara konsisten demi menghasilkan data yang berkualitas.
“Saya yakin Sensus Ekonomi Tahun 2026 dapat berjalan dengan sukses,” ungkap Nugroho penuh optimisme.
Sebanyak 368 petugas lapangan dilibatkan dalam Sensus Ekonomi 2026, mereka putra-putri terbaik Kabupaten Siak yang telah melalui proses seleksi secara ketat. Mereka berasal dari berbagai kecamatan dan merupakan warga tempatan yang memahami karakteristik wilayah serta kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.
Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pendataan, tetapi juga menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis data.
Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Siak diharapkan mampu menghadirkan data yang akurat dan terpercaya, karena dari data yang baik akan lahir kebijakan yang tepat, dan dari kebijakan yang tepat akan terwujud kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Siak.
Parlindungan Tambunan












