Kegiatan tahun ini mengusung tema “Kurban Mendidik Hati untuk Peduli dan Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama” yang menjadi pengingat nilai keikhlasan dan kepedulian sosial dalam perayaan Idul Adha.
“Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, serta ketaatan kepada ketentuan Tuhan. Marilah kita mengambil hikmah dari kisah Nabi yang amanah, memperkuat iman, dan memperbanyak ibadah agar hidup penuh berkah,” ujar Baihaqi.
Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dan seluruh peserta yang terlibat, serta berharap kegiatan ini dapat terus berjalan tertib dan menjadi tradisi positif setiap tahunnya.
Lebih lanjut, ia melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 13 rumah ibadah, terdiri dari 6 mushola dan 7 masjid, dari Kecamatan Siak, Mempura, Bungaraya, dan Dayun. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dengan melibatkan 10 sekolah, terdiri dari 6 SMP dan 4 SMA.
Sebagai bagian penilaian, panitia menetapkan kategori lomba bagi mushola dan masjid peserta. Peserta terbaik akan ditetapkan sebagai pemenang dan berhak menerima hadiah yang telah disiapkan.
Adapun hadiah yang diberikan yakni Juara I Trofi dan uang pembinaan Rp10 juta, Juara II Trofi dan uang pembinaan Rp7,5 juta, Juara III Trofi dan uang pembinaan Rp5 juta, serta Harapan I yang pembinaan Rp3 juta dan Harapan II Rp2,5 juta.
Parlindungan Tambunan












