Simalungun – Dewanusantaranews.com – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M menjadi ajang bagi jajaran Kepolisian Resor (Polres) Simalungun, Polda Sumatera Utara, untuk kembali menunjukkan wajah institusi yang berintegritas sekaligus humanis dalam melayani masyarakat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada hari Rabu, 27 Mei 2026, sekira pukul 10.50 WIB.
AKP Verry Purba menjelaskan bahwa Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., beserta seluruh staf dan Bhayangkari, secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kabupaten Simalungun dan sekitarnya.
“Kami dari Polres Simalungun beserta seluruh staf dan keluarga besar Bhayangkari menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H kepada seluruh masyarakat. Semoga Idul Adha tahun ini membawa keberkahan, meningkatkan keimanan kita, dan memperkuat rasa kepedulian sosial kita bersama,” ujar AKP Verry Purba mewakili institusi.
Lebih lanjut, AKP Verry Purba mengungkapkan bahwa peringatan Idul Adha tahun ini mengangkat tema yang sangat bermakna bagi seluruh personel Polri, yakni “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan.” Tema tersebut, ucap dia, bukan sekadar seremonial semata, melainkan merupakan cerminan nyata dari komitmen Polri dalam membangun hubungan yang harmonis antara institusi dengan masyarakat yang dilayani.
“Semangat kurban yang ada dalam Idul Adha sangat relevan dengan tugas kami sebagai anggota Polri. Berkorban waktu, tenaga, bahkan kepentingan pribadi demi keamanan dan ketertiban masyarakat adalah bagian dari pengabdian kami sehari-hari. Ini bukan hanya nilai keagamaan, tetapi juga nilai luhur kepolisian,” ucap AKP Verry Purba dengan penuh penghayatan.
Disampaikan pula bahwa ucapan selamat tersebut langsung disampaikan oleh Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang bersama istri, Ny. Nanik M. Aritonang, sebagai bentuk kedekatan pimpinan dengan masyarakat. Kehadiran figur Bhayangkari dalam momen perayaan keagamaan ini, ungkap AKP Verry Purba, menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya hadir dalam konteks penegakan hukum semata, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat.












