“Masyarakat Koto Kampar Hulu sangat resah karena air Sungai Kampar tak kunjung jernih. Sungai ini merupakan sumber kehidupan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, perikanan, dan aktivitas lainnya. Kami berharap ada langkah nyata dari seluruh pihak terkait agar kondisi sungai dapat kembali pulih,” ujar Ahmad Begab.
Silaturahmi tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengatasi persoalan di wilayah perbatasan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di kedua daerah.
Editor..Tunut,P












