Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kapolsek Dolok Batunanggar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom, M.H, menjelaskan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, melalui giat personel Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Batunanggar Bripka Lian yang bergotong royong memperbaiki rumah warga yang terdampak bencana angin puting beliung.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus bentuk sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meringankan beban warga,” ujar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom, M.H.
Ia menjelaskan, kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai, bertempat di Huta II Nagori Kahean, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh musibah angin puting beliung yang terjadi sehari sebelumnya, yakni pada Minggu sekira pukul 17.00 WIB, yang mengakibatkan kerusakan pada rumah salah seorang warga bernama Tomi Irawan di lokasi yang sama.
“Bhabinkamtibmas Polsek Dolok Batunanggar bersama Danramil 05 Serbalawan dan anggota Koramil, perangkat desa, serta masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung tersebut,” ucap IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom, M.H.
Ia menerangkan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas bersama antara aparat keamanan dan masyarakat, dengan tujuan utama untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana. “Kegiatan gotong royong ini murni dilandasi semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, agar warga yang tertimpa musibah dapat segera kembali menempati rumahnya dengan layak,” ungkap IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom, M.H.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut berbincang-bincang secara langsung dengan perangkat desa dan masyarakat yang hadir, sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. “Bhabinkamtibmas mengimbau kepada perangkat desa dan masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, mengingat kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana serupa,” tutur IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom, M.H.












